SUBSTANSI GENETIKA
05.19 | Author: DID YOU KNOW??
SUBSTANSI GENETIKA
SUBSTANSI GENETIKA

Seluruh peristiwa kimia (metabolisme) diatur oleh suatu "master" berupa makromolekul yang disebut DNA / ADN (deoxsiribo nucleic acid), dan atau RNA / ARN (ribo nucleic acid).
DNA dan RNA digolongkan sebagai asam nukleat.
DNA dan RNA merupakan tempat menyimpan informasi genetik.

KROMOSOM

Kromosom adalah suatu struktur padat yang terdiri dari 2 komponen molekul, yaitu:
Protein.
DNA.
Struktur padat kromosom hanya dapat dilihat jelas saat sel membelah pada tahap metafase.
Terdapat di dalam nukleus (inti sel).
Tersusun dari benang – benang kromatin yang halus.

NUKLEOSOM

Nukleosom merupakan unit dasar kromosom.

PENGEMASAN KROMOSOM SECARA SINGKAT

Untaian DNA di pintal pada suatu set protein yaitu histon menjadi suatu bentukan yang disebut nukleosom.
Unit-unit nukleosom membentuk benang-benang yang lebih padat dan terpintal menjadi lipatan-lipatan solenoid.
Lipatan solenoid membentuk benang-benang kromatin.
Benang-benang kromatin tersusun membentuk kromosom.

BAGIAN-BAGIAN KROMOSOM

Kromomer adalah struktur berbentuk manik-manik yang merupakan akumulasi materi kromatin.
Sentromer adalah daerah lekukan (kontriksi) disekitar daerah pertengahan kromosom, dimana juga dijumpai kinetokor.
Kinetokor adalah daerah tempat perlekatan benang-benang spindel dan tempat melekatnya lengan kromosom.
Satelit adalah bagian kromosom yang berbentuk bulatan dan terletak di ujung lengan kromatid.
Telomer adalah daerah terujung kromosom fungsinya menjaga stabilitas bagian ujung kromosom agar DNA tidak terurai.

MACAM-MACAM BENTUK KROMOSOM

Metasentrik adalah kromosom yang letak sentromernya berada di ditengah-tengah kromatid, sehingga kromatid terbagi dua.
Submetasentrik adalah kromosom yang letak sentromernya berada tidak di tengah-tengah kromatid sehingga kromatid tidak terbagi sama panjang.
Akrosentrik adalah kromosom yang letak sentromernya dekat ujung.
Telosentrik adalah kromosom yang letak sentromernya di ujung kromatid.

MACAM-MACAM KROMOSOM

Autosom
kromosom tubuh merupakan kromosom yang tidak menentukan jenis kelamin.
Pada manusia pria dan wanita bentuk serta jumlahnya sama.(22 pasang autosom)
Gonosom
kromosom seks, merupakan kromosom yang menentukan jenis kelamin.
Pada manusia pria (XY) dan wanita(XX), memiliki bentuk atau jenis yang berbeda

TIPE DAN JUMLAH KROMOSOM

Setiap sel somatik manusia memiliki kromosom sebanyak 46, kecuali sel gamet.
Kromosom tersebut dapat tersusun secara berpasang-pasangan, dimulai yang terpanjang.
Kromosom yang membentuk pasangan mempunyai panjang, posisi sentromer, dan pola pewarnaan yang sama, disebut kromosom homolog.
Lokus adalah letak / posisi gen dalam kromosom.
Terjadinya pasangan kromosom homolog dari kariotipe adalah konsekuensi asal usul seksual.
Sperma dan ovum memiliki kromosom tubuh 22 buah dan kromosom sex (X) untuk ovum dan (Y) / (X) untuk sperma, sehingga dinamakan haploid.
Sedangkan sel yang memiliki 23 pasang kromosom disebut diploid.

JUMLAH KROMOSOM PADA BEBERAPA JENIS HEWAN

Lalat buah = 8 / 4 ps. 3AA + XX / 3AA + XY
Nyamuk = 6 / 3 ps. 2AA + XX / 2AA + XY
Manusia =46/23ps. 22AA + XX / 22A A+ XY
Orang utan =48/24ps. 23AA + XX / 23AA + XY
Simpanse = 48/24 ps. 23AA + XX / 23A A+ XY
Gorila = 48 / 24 ps. 23AA + XX / 23AA + XY.

GEN

Unit instruksi untuk menghasilkan atau mempengaruhi suatu sifat herediter tertentu.

ALEL

Variasi alternatif gen yang menjelaskan adanya variasi pada pewarisan suatu sifat.

KROMOSOM DAN GEN

Kromosom mengandung DNA.
Total informasi genetik yang disimpan dalam DNA suatu sel disebut genom.
Genom DNA tersusun atas gen-gen.
Satu gen mengandung satu unit informasi mengenai suatu karakter yang dapat diamati.
Gen merupakan fragmen DNA di dalam kromosom.

LETAK DAN SIMBOL GEN

Letak suatu gen di dalam kromosom disebut lokus.
Dianalogikan seperti manik-manik yang berjejer pada seutas benang.
Pada sel diploid memiliki 2 lokus untuk setiap karakter tertentu.

DNA

DNA merupakan makromolekul yang struktur primernya adalah polinukleutida rantai ganda terpilin (double helix).
Diibaratkan sebuah tangga dimana:
"Anak tangganya" adalah susunan basa nitrogen ( A – T dan S – G ). Kedua "ibutangganya" adalah gula ribosa.

STRUKTUR DNA

Merupakan struktur heliks ganda.
Terpilin ke kanan.
Satu nukleutida terdiri dari:
1.Gula deoksiribosa.
2.Basa nitrogen =
purin : Adenin dan Guanin ( A dan G ).
Pirimidin : Sitosin dan Timin ( S/C dan T ).
A selalu berpasangan dengan T.
S/C selalu berpasangan dengan G.
3.Gugus phosfat.
POLARITAS
Polaritas terjadi karena salah satu ujung rantai DNA merupakan gugus phospat dengan C 5"- deoksiribosa , sementara ujung DNA lain merupakan gugus hidroksil dengan C 3"- deoksiribosa.
Dengan demikian rantai polinukleutida merupakan suatu polaritas polinukleutida 3"----------5" dan 5"----------3"
Maka jika digambarkan adalah sbb:
5"- A T T G T S G A G G – 3"
3"- T A A S A G S T S S – 5"
KETENTUAN CHARGAFF

Basa nitrogen dalam nukleotida tidak berjumlah sama rata,prosentase berbeda antara satu spesies dengan spesies lainnya.
Tetapi jumlah Adenin akan selalu sama dengan jumlah Timin dalam setiap molekul DNA.
Jumlah Guanin selalu sama dengan jumlah Citosin dalam setiap molekul DNA.
This entry was posted on 05.19 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar:

NASEHAT UNTUK PARA PEMUDA