Olahraga Cegah Penurunan Kualitas Mental
07.30 | Author: DID YOU KNOW??

Olahraga di usia pertengahan Penting untuk mencegah penurunan kualitas mental. Studi yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa olahraga fisik setiap hari dapat menjaga otak tetap muda. Tapi jangan tunggu terlalu lama untuk memulai. Efek olahraga terhadap peningkatan daya otak menurun secara drastis setelah menjelang usia pertengahan, kata peneliti yang bekerja di laboratorium Yu-Min-Kuo, di Fakultas Kedokteran Universitas Nasinal Cheng Kung, Taiwan. Tim Kuo sebelumnya menemukan bahwa ota-otak muda menciptakan sel-sel otak dan mengintegrasikan mereka menjadi jaringan otak yang ada. Akan tetapi, Ketika hewan-hewan bertambah tua, proses ini menurun secara drastis. Penurunan pembentukan sel otak ini berhubungan dengan melemahnya daya ingat dan daya belajar. Dapatkah penurunan kualitas mental akibat usia ini diperbaiki dengan olahraga? Untuk mencari tahu, Kuo dan teman-temannya melatih tikus berlari dalam roda putar, 70% dari kapasitas mereka, setiap hari selama 5 minggu. Sisanya tidak dilatih, meskipun mereka juga memiliki roda putar untuk olahraga. Tikus-tikus mulai berolahraga pada usia 8 bulan (memasuki usia pertengahan bagi seekor tikus) atau pada usia 12 bulan (tepat pertengahan usia tikus, yang hanya berusia 24 bulan). Tikus-tikus yang berolahraga mengalami pertumbuhan sel otak sebanyak 2,5 kali lebih banyak dari tikus yang tidak berolahraga. Pada tikus yang berolahraga, lebih banyak lagi neuron-neuron baru yang bertahan, tumbuh, dan berintegrasi membentuk jaringan otak yang baru. "Lari treadmill tidak hanya meningkatkan kuantitas tetapi juga menguatkan kualitas neuron-neuron baru," kata para peneliti. Tikus-tikus yang mulai berlatih di awal usia pertengahan lebih baik daripada tikus yang tidak mulai berolahraga setelah usia perengahan. "Usia pertengahan merepresentasikan masa perubahan penting dalam hidup," kata peneliti. Yang lebih menarik lagi, perubahan otak yang dilihat pada tikus yang berlatih tidak disebabkan oleh menurunnya hormon stres, sebagaimana yang diprediksi oleh beberapa studi. Melainkan, perubahan positif ini berasal dari peningkatan produksi molekul-molekul sinyal yang mempromosikan pertumbuhan dan pertahanan sel.
This entry was posted on 07.30 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar:

NASEHAT UNTUK PARA PEMUDA